Berita TIDAR

PerlindunganAnak

TIDAR menekankan perlunya sistem pengasuhan anak yang lebih aman melalui pengawasan terpadu, standar nasional, dan peningkatan kualitas tenaga pengasuh.

Garuda Pancasila, lambang negara Republik Indonesia
Lambang NegaraRepublik Indonesia

TIDAR Dorong Reformasi Menyeluruh Sistem Daycare Nasional

TIDAR mendorong pengawasan yang lebih kuat, audit nasional, pembenahan regulasi, dan peningkatan profesionalisme tenaga pengasuh demi ruang tumbuh yang aman bagi anak.

3 menit baca
Rahayu Saraswati menyampaikan perhatian TIDAR terhadap perlindungan anak
Rahayu Saraswati, Ketua Umum PP TIDAR, menyuarakan penguatan perlindungan anak.

Pimpinan Pusat TIDAR mendorong pembenahan menyeluruh terhadap sistem daycare nasional setelah muncul dugaan kekerasan terhadap anak di sebuah tempat penitipan anak di Umbulharjo, Yogyakarta.

Ketua Umum PP TIDAR Rahayu Saraswati menilai pengawasan perlu diperkuat hingga tingkat paling dekat dengan masyarakat. Dinas Sosial dan instansi yang menangani pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak didorong bekerja bersama kader PKK dan pekerja sosial di daerah, dengan tetap menjaga keamanan dan privasi keluarga.

TIDAR juga mengusulkan langkah yang lebih sistemik: penegakan hukum yang tegas dan transparan, audit nasional terhadap legalitas serta standar operasional daycare, penyelarasan regulasi lintas sektor, dan peningkatan profesionalisme tenaga pengasuh melalui sertifikasi serta pelatihan.

Perlindungan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada orang tua atau pengelola layanan. Negara, pemerintah daerah, tenaga profesional, dan masyarakat perlu berada dalam satu sistem pengawasan yang dapat dipercaya.

TIDAR mengajak masyarakat memperkuat kewaspadaan dan budaya pelaporan. Tujuan akhirnya adalah menghadirkan ekosistem pengasuhan yang aman, berintegritas, dan benar-benar menempatkan kepentingan terbaik anak sebagai prioritas.